Desain Penanganan Longsor Di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900 Kab. Banyumas

Agung Hari Wibowo, Ratih Pujiastuti, Tenardhy Aryarama Wijaya, Hikmah Monica, Alif Agus Tiyanto

Abstract


Penelitian ini memfokuskan pada desain teknis dinding penahan tanah sebagai solusi penanganan longsor di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900, Kabupaten Banyumas. Ruas jalan ini, yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan Pulau Jawa dengan fungsi Jalan Arteri Primer, berdekatan dengan Sungai Serayu yang berpotensi menyebabkan gerusan. Metodologi meliputi pengumpulan data, analisis hidrologi, hidrolika, sedimentasi, gerusan, serta perancangan awal struktur pelindung. Data penyelidikan tanah, beban lalu lintas, dan karakteristik material digunakan untuk menentukan dimensi, stabilitas, dan perancangan tulangan dinding penahan tanah (DPT) tipe beton bertulang dengan fondasi bored pile. Hasil analisis menunjukkan perlunya fondasi bored pile diameter 60 cm dengan panjang 10 m, disertai tulangan pokok D19-100 pada bagian bawah dinding dan D16-100 pada bagian atas, serta tulangan lentur D22-100 untuk pile cap. Kontrol stabilitas guling, geser, dan daya dukung menjadi krusial dalam memastikan keamanan struktur.

Full Text:

PDF

References


"Profil BBWS Serayu Opak 2021."

"Sungai Serayu," Wikipedia. Accessed: Jun. 02, 2025. [Online]. Available: https://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Serayu#cite_note-pur-7

Ali, T. A., & Abdul Razzaq, L. M. (2022). "Numerical analysis of retaining walls with different backfill materials under static and seismic conditions." Civil Engineering Journal (Iran), 8(11), 2276-2287.

Arabani, M., & Kianfar, K. (2013). "Numerical analysis of retaining walls subjected to surcharge loading." Journal of Geotechnical and Geological Engineering, 31(1), 161-171.

Badan Standarisasi Nasional, SNI 8460:2017 Persyaratan Perancangan Geoteknik. Jakarta.

Fan, J., Fu, B., & Chen, G. (2021). "Dynamic response of retaining walls considering soil-structure interaction under traffic loading." Computers and Geotechnics, 137, 104279.

Hazarika, P. J., & Ganapathy, G. P. (2016). "Study on seismic behavior of retaining walls with different backfill types." Procedia Engineering, 144, 1079-1086.

Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 430/KPTS/M/2022 Tentang Penetapan Ruas Jalan Dalam Jaringan Jalan Primer Menurut Fungsinya Sebagai Jalan Arteri Primer dan Jalan Kolektor Primer.

Kim, S. R., Lee, J. S., & Kim, M. G. (2017). "Lateral deflection and settlement analysis of single and group bored piles in sandy soil." Journal of Korean Geotechnical Society, 33(7), 41-52.

Kitiyodom, P., & Matsumoto, T. (2014). "A simplified method for predicting the behavior of bored piles under lateral loading." Geotechnical Engineering Journal of the SEAGS & AGSSEA, 45(1), 1-10.

Liu, J., & Wang, K. (2018). "Analysis of the bearing capacity of bored piles in layered soil considering consolidation effects." Soils and Foundations, 58(5), 1152-1165.

Rahman, A., Hasan, S., & Islam, M. T. (2020). "Evaluation of stability of cantilever retaining wall considering different backfill conditions and seismic forces." Journal of Geotechnical Engineering and Design, 5(2), 1-10.

Rencana Strategis Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Tahun 2021 - 2026. 2021.

Sharma, R. S., & Sharma, M. (2019). "Optimization of bored pile foundation design for retaining structures in hilly areas." International Journal of Geotechnical Engineering, 13(4), 384-393.

Zhang, L., & Li, Q. (2015). "Reliability analysis of retaining wall stability considering spatial variability of soil properties." Engineering Geology, 188, 77-87.




DOI: https://doi.org/10.61689/jti.v7i1.938

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Teknik Indonesia by Fakultas Teknik Undaris is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International