KLASIFIKASI DAN CARA MENGAMALKAN HADIS DHAIF: ANALISIS KOMPREHENSIF DALAM PERSPEKTIF ILMU MUSTHALAH AL-HADIS

Afika Alfi Nur Rohmah, Zaenal Abidin, Afifah Wafi Kurnia, Fahmi Nashrullah

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif klasifikasi hadis dhaif dari perspektif ilmu Musthalah al-Hadis, batasan kontekstual pengamalannya menurut para ulama, serta pola penyebaran informasi hadis dhaif di platform media sosial kontemporer. Metode penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, kajian ini menelisik sumber sumber primer ilmu hadis klasik dan literatur akademis mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis dhaif memiliki kriteria epistemologis yang ketat, dan pemanfaatannya dibatasi hanya pada ranah fadhailul a'mal dengan tiga syarat utama yang dirumuskan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani. Lebih jauh, fenomena disruptif media sosial telah mengubah pola penyebaran hadis dhaif secara masif melalui mekanisme viral spreading, deotorisasi sanad, dan fragmentasi teks, sehingga menciptakan krisis literasi hadis di kalangan netizen Muslim. Penelitian ini merumuskan implikasi perlunya strategi Digital Hadith Literacy sebagai benteng epistemologis masyarakat modern dari bahaya hoaks teologis.

Keywords


Hadis Dhaif; Musthalah al-Hadis; Media Sosial; Digital Hadith Literacy; Fadhailul A'mal

References


Abdurrahman. (2024). Metode penelitian kepustakaan dalam pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pen

didikan dan Pemikiran, 3, 102–113.

Al-Faruqi, M. Z., & Rahman, A. (2024). Digital Hadith Literacy: Formulasi dan kerangka konseptual

bagi masyarakat siber modern. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 8(1), 45-63.

Baidawi, A., & Farihah, I. (2023). Fenomena Penyebaran Hadis Tanpa Verifikasi di Media Sosial:

Analisis Kritis terhadap Praktik Literasi Hadis Masyarakat Digital Indonesia. Jurnal Studi Ilmu

Ilmu al-Qur'an dan Hadis, 24(1), 45–68.

Eickelman, D. F., & Anderson, J. W. (Eds.). (2003). New media in the Muslim world: The emerging

public sphere (2nd ed.). Indiana University Press.

Fatkhul, W. (2023). Kualitas hadis shahih, hasan, dhaif sebagai hujjah dalam hukum Islam. Jurnal

Ilmu Hukum dan Keislaman, 53(1), 1–19.

Harahap, N. (2014). Penelitian kepustakaan. Iqra': Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 8(1), 68–73.

Hariyati, R., & Marzuki, M. (2022). Pengaruh Influencer Keagamaan terhadap Penyebaran Hoaks

Hadis di Platform Instagram dan TikTok. Jurnal Komunikasi Islam, 12(2), 112–134.

Khamami, A. K. (2021). Konstruksi sosiologis masyarakat urban terhadap pencarian teks keagamaan

di media sosial. Jurnal Studi Agama-Agama, 5(1), 89-104.

Nasrulloh, M., Huda, M., & Syafi'i, A. (2022). Algoritma Media Sosial dan Amplifikasi Konten Hadis

Tidak Terverifikasi: Studi Kasus WhatsApp dan Facebook. Al-Hadis: Jurnal Kajian Ilmu Had

is, 7(1), 1–22.

Pribadi, A. (2023). Algoritma media sosial dan polarisasi pemahaman hadis: Studi atas fenomena

echo chamber di kalangan netizen. Jurnal Ilmu Hadis Digital, 3(1), 23-38.

Rambe, M. S., Husna, J., & Waharjani. (2022). Hukum mengamalkan hadis dhaif dalam fadhail a'mal.

Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 10(1), 85–110.

Ridha, K. A. (2025). Konten religi tanpa verifikasi: Tantangan literasi hadis di era platform digital

dalam perspektif Ulumul Hadis. DIRASAH: Jurnal Kajian Islam, 2(2), 286–294.

Suryadilaga, M. A. (2023). Aplikasi takhrij hadis digital dan tantangan otentisitas teks keagamaan di

ruang publik siber. Jurnal Ilmu Hadis, 11(1), 12-29. https://doi.org/10.14421/jih.2023.111-02

Ulumuddin, M. (2022). Hadis tanpa riwayat: Studi kritis atas komodifikasi teks hadis pendek di plat

form TikTok dan Instagram Reels. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 4(2), 210-227.

https://doi.org/10.32578/jshn.v4i2.115

Vitullo, A. (2020). Digital Islam and the dilemma of religious authority: How social media platforms

re-shape Islamic knowledge. Journal of Religion, Media and Digital Culture, 9(3), 315-334.

https://doi.org/10.1163/21659214-bja10025




DOI: https://doi.org/10.61689/inspirasi.v10i01.1211

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.