Pendidikan Multikultural Melalui Kegiatan Pengajian Di Masyarakat Kampung Pancasila Pudak Payung Banyumanik Semarang

Zaenal Abidin, Maulidina Indana Zulfa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kegiatan pengajian di masyarakat Kampung Pancasila Pudak Payung, Banyumanik, Semarang menjadi media pendidikan multikultural. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, pengajian tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang dialog sosial yang mendorong nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa kegiatan pengajian di Kampung Pancasila memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk sikap multikultural masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengajian secara konsisten mengangkat tema-tema kebersamaan, keberagaman, dan persatuan, serta melibatkan partisipasi lintas kelompok usia dan latar belakang. Pengajian menjadi ruang pembelajaran sosial yang efektif dalam membangun sikap saling menghormati dan memperkuat kohesi sosial antar warga. Dengan demikian, pengajian berperan strategis dalam mendukung praktik pendidikan multikultural berbasis masyarakat.


Keywords


pendidikan multikultural, pengajian, Kampung Pancasila, toleransi, kohesi sosial

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S. N. (2020). Sejarah Gerakan Dakwah Abdul Ghani Kasuba (Jihad Perdamaian Pada Konflik Antar Agama Di Maluku Utara). Islamic Communication Journal, 5(1), 100-113.

Anton, A., Jamilah, S., Fitriani, D., Amelia, S., & Firmansyah, I. K. (2024). Strategi implementasi pendidikan multikultural di era globalisasi. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 6850-6857.

Anzalman, A., Thaheransyah, T., Karim, S., Wahyuni, S., & Yunaldi, W. (2025). Multikutural Menurut Hukum Islam Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 709-731.

Baihaki, E. S. (2020). Islam dalam merespons era digital: Tantangan menjaga komunikasi umat beragama di Indonesia. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 3(2), 185-208.

Dewi, P. Y. A. (2020). Paradigma Inisiasi Kultural Ke Multikulturalisme. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 4(1), 33-46.

Habiba, F. (2024). -Peran Majelis Ta’lim Dalam Pembinaan Pendidikan Karakter Pada Masyarakat. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 5(1), 7-18.

Huda, S. (2023). Praksis Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Pada Kampung “Pancasila” Di Desa Balun Kabupaten Lamongan. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 9(2), 133-155.

Kurniawan, R., Santi, K. A., & Sopian, A. (2024). Pendidikan Dalam Perspektif Teori Sosiologi. EDUCATE: Journal of Education and Culture, 2(03), 412-423.

Lubis, R. W. (2025). Strategi Mualaf Center Indonesia Peduli (MCIP) Dalam Membentuk Sosial Keagamaan Muslim Baru Di Kota Medan. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 8(1), 1-14.

Maimun, M., Sholeh, B., & Tantri, M. K. (2025). Urgensi Wawasan Kebangsaan dalam Penguatan Persatuan dan Kesatuan di Era Digital: Wawasan Kebangsaan dalam Perspektif Keberagaman. Journal of Communication in Tourism, Culture, and Education, 1(1), 13-23.

Musnandar, A., & Chasanah, I. M. (2024, December). Kajian Tentang Akhlak Siswa Dalam Pengembangan Kurikulum Sekolah Umum Bernafaskan Islam. In International Seminar On Islamic Education & Peace (Vol. 4, pp. 350-378).

Muttaqin, A., Zaeny, A., & Salim, L. (2025). Moderasi Agama dalam Perspektif Jamaah Tabligh, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama Lampung. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 8(1), 19-34.

Nur, A. (2021). Fundamentalisme, Radikalisme dan Gerakan Islam di Indonesia: Kajian Kritis Pemikiran Islam. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 28-36.

Purwasari, D. R., Waston, W., & Maksum, M. N. R. (2023). Konsep Pendidikan Multikultural dalam Pandangan James a Banks. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(2), 249-258.

Putra, W., Yusuf, M., & Hadijaya, Y. (2025). Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran dalam Pendidikan Multikultural. ALACRITY: Journal of Education, 257-275.

Rahmawati, J. R., Puspita, D. A., Azis, M. Z., & Fadhil, A. (2025). Dampak Media Sosial terhadap Religiusitas Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(1), 168-182.

Saraswati, L. G., & Manalu, A. G. B. (2023). Rekognisi keragaman budaya dan multikulturalisme Bhineka Tunggal Ika. Krtha Bhayangkara, 17(2), 273-296.

Suryani, S., Sudrajat, B., Hendryadi, H., Oktrivina, A., Hafifuddin, H., & Ali Buto, Z. (2021). Can Islamic work ethics encourage knowledge-sharing behaviors? The role of job embeddedness and organizational identification. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(8), 1181-1199.

Valentina, T., & Aziz, S. A. (2024). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Melalui Kegiatan Sadranan Di Desa Jubelan. Hikamatzu| Journal of Multidisciplinary, 1(1), 48-58.

Zaini, M., Normuslim, N., & Zulkarnain, A. I. (2025). Mengintegrasikan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 8 Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(1), 26-38.




DOI: https://doi.org/10.61689/inspirasi.v9i2.933

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.