ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADA PENGGUNA SHOPEE PAYLATER DENGAN STIMULUS-ORGANISM RESPONSE MODEL (STUDI KASUS MAHASISWA MUSLIM DI KOTA SEMARANG)
Abstract
Perkembangan pesat layanan keuangan digital, termasuk skema Buy Now Pay Later (BNPL) seperti Shopee PayLater, memberikan kemudahan bagi konsumen dalam bertransaksi. Meskipun demikian, kemudahan tersebut berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif, khususnya di kalangan mahasiswa Muslim di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Promosi Shopee PayLater, Lingkungan Sosial, Fear of Missing Out (FOMO), dan Religiusitas terhadap Pengendalian Diri, serta menganalisis pengaruh Pengendalian Diri terhadap Pembelian Impulsif pada mahasiswa Muslim pengguna Shopee PayLater di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer dari 100 responden yang dihimpun melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SEM-PLS, dengan hasil yang menunjukkan bahwa Promosi Shopee PayLater dan Lingkungan Sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengendalian Diri. Sebaliknya, FOMO terbukti berpengaruh negatif signifikan, sementara Religiusitas berpengaruh positif signifikan terhadap Pengendalian Diri. Selain itu, Pengendalian Diri memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Pembelian Impulsif. Dalam perspektif ekonomi Islam, perilaku pembelian impulsif dipandang sebagai tindakan yang mencerminkan sifat berlebihan (israf) dan pemborosan (tabdzir) yang tidak sejalan dengan prinsip keseimbangan dalam konsumsi.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.61689/bisecer.v9i2.925
Article Metrics
Abstract view : 1 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

